a

18.5.12

#Partikel Book Signing

Masih berbalutkan seragam batik hari Jumat, aku mondar-mandir di tengah keramaian. Orang-orang memadati tiap sudut serta celah di antara rak-rak buku yang tertata rapi. Kulihat di luar, langit mulai menggelap, beralih maghrib. Dua buah buku di tangan, aku menuliskan namaku, "Iza" di setiap bukunya, yang kemudian diberi cap oleh petugas toko. Di sinilah aku, di toko buku Togamas Jogjakarta. Mendatangi sebuah acara booksigning seorang penulis yang terkenal akan novel serialnya, Supernova. 

Sosok Dee, yang aku kenal dari kumpulan cerita pendek dan prosa-prosa yang dibukukan menjadi sebuah Madre. Suka sekali dengan kepandaian Dee dalam merangkai kata, yang jarang aku temukan dari novel-novel yang biasa dibaca anak seumuranku. Dalam Madre aku menemukan jati diri Dee sebagai sosok yang tak hanya cantik secara fisik, pintar, bersuara merdu, namun juga pandai merangkai kata-kata menjadi untaian bait yang indah. 

Kesan pertama melihat Dee secara langsung; cantik. Dengan atau tanpa make up aku yakin dia akan terlihat cantik. Dengan cara berbicaranya yang lancar dan ramah ia menyapa fans yang sudah menunggu tak sabar untuk bertemu penulis idolanya itu. Aku pun juga sedikit gugup, apalagi mengetahui saya berada di barisan paling depan di jalur 3. 

Ketika acara booksigning dimulai...
Aku beruntung dapat barisan paling depan. Dari awal aku memang sudah menunggu di situ, agar tidak harus mengantre lama. Dua buku di tanganku, Perahu Kertas dan Supernova: Partikel seperti berteriak agar segera ditanda tangani pengarangnya. Namun akhirnya aku memutuskan untuk meminta tanda tangan pada Partikel saja. Karena menurut aturan, jika ada buku selain Partikel ingin ditanda tangani, kita harus mangantre ulang. Melihat antrean yang begitu panjang dan waktu yang terbatas, hanya satu jam, kuurungkan niatku untuk meminta tanda tangan pada Perahu Kertas. Meskipun begitu aku tetap senang dan puas sudah mendapatkan tanda tangan seorang Dewi Lestari serta foto bersama.
Pulang dengan wajah puas dan gembira, apa yang lebih menyenangkan dari itu. Thank you, Dee!

No comments:

Post a Comment