a

Showing posts with label Jalan-Jalan. Show all posts
Showing posts with label Jalan-Jalan. Show all posts

7.5.13

Perjalanan Singkat Di TMII Jakarta

Rabu, 11 April 2013 pagi. Nasi kuning, sosis, baked beans, hash browns, jamur, omelet telur, serta satu cangkir creamy coffee berhasil mendarat di perut. Belum lagi makanan-makanan pencuci mulut yang tidak lama aku lahap setelahnya.

Perut kenyang, hati senang! Aku akui, orang pertama di dunia yang mengatakan itu memang benar.

Sarapan pagi itu menyenangkan, dan mengeyangkan. Aku, Ayah, dan adikku Panji mengambil barang-barang yang pagi itu sudah dirapikan di kamar. Kami turun untuk check out, lalu dengan taksi kami siap menuju destinasi selanjutnya. Taman Mini Indonesia Indah!

8.4.13

“I want to run the beach's length, because it never ends.” ― Deborah Ager

Ingat postinganku sebelumnya Sepanjang Jalan Di Sepanjang? Di sana aku menulis tentang kelasku, Squarterfive, yang jalan-jalan ke Pantai Sepanjang di Gunungkidul. Kali ini aku akan cerita tentang satu pantai lagi yang kami kunjungi setelah Sepanjang. Pantai ini paling berhasil memberikan aku first impression yang mengagumkan, dan sukses besar membuat aku jadi enggan cepat pulang.

Namanya Pantai Drini. Dari pantai Sepanjang, kami nggak butuh waktu lama untuk mencapainya, karena kedua pantai ini memang berada dalam satu garis pantai, dan mereka punya ciri khas mereka masing-masing. Tapi kalau disuruh memilih, I definitely choose Drini for its super dazzling view, white sands, and starfishes!

Untuk pertama kali menjejak pasir putih di Drini, kami berhadapan langsung dengan mahakarya Sang Pencipta yang super elok.

29.3.13

Sepanjang Jalan Di Sepanjang

Satu aktivitas lagi yang baru saja aku habiskan bersama teman-teman kelas tercinta, Squad Remaja Inter Five. Waktu itu Squarterfive masih dalam masa pengambilan gambar untuk tugas film Bahasa Inggris yang diberikan oleh guru Bahasa Inggris sekaligus wali kelas kami sendiri, Mrs. Pujantiningrum.

Awalnya kami dibagi menjadi tiga kelompok untuk menggarap film dengan cerita yang berbeda-beda. Rupanya salah satu kelompok yang disutradarai Erni, yang mengangkat mitos Nyi Roro Kidul, butuh latar pantai di beberapa adegan nya. Akhirnya sekelas pun diajak ke pantai. And this is where it all started!

Hari Minggu, 24 Februari 2013, pukul setengah 6 pagi kami berkumpul di halaman depan sekolah. Ada empat mobil teman yang siap mengantar semua menuju destinasi. Hari itu kami mengunjungi dua pantai yang segaris di kabupaten Gunungkidul, tapi memiliki ciri khas mereka masing-masing: Pantai Sepanjang dan Pantai Drini.

Pantai Sepanjang adalah salah satu dari banyak pantai yang berada di kabupaten Gunungkidul, segaris dengan Baron, Kukup, dan Krakal yang lebih dikenal orang. Pertama kali menjejakkan kaki di sana, aku jadi diingatkan kembali dengan momen bersama keluarga ketika terakhir kali kami ke pantai. Udah lama sekali sih, rasanya mirip habis keluar dari goa terpencil.

10.10.12

Lamongan: Hari Utama

Sebelum membaca ini kusarankan untuk membaca bagian pertama dulu, klik di sini. 

Subuh itu bis kami berhenti tepat di depan Masjid Agung Tuban. Langit masih lumayan gelap, matahari belum nampak. Alun-alun Tuban terletak tepat di depan masjid ini. Sudah terlihat beberapa orang sedang jogging di sana. Seisi bis turun sambil membawa peralatan bebersih dan alat sholat. Aku juga membawa kamera pocketku, setelah melihat masjid yang gagah dan sangat indah tempat aku berpijak ketika itu.

  
Kamar mandinya luas, kupikir sudah jadi syarat sebuah masjid agung, hahaha. Sudah ada gerombolan manusia yang ingin membersihkan diri. Aku sih cuma cuci muka dan gosok gigi, wudhu, lalu sholat Subuh. Bagian dalam masjid ini juga luas sekali, yah bisa diingat namanya juga masjid agung. Ada deretan Al-Qur'an yang serupa tertata rapi di rak. Warna masjid yang didominasi biru ini kelihatan keren luar-dalam. Dan sebelum meninggalkan tempat itu, kami semua berkesempatan untuk mengambil banyak foto di sana.